Teknologi, Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi

Definisi Teknologi

Secara etimologis, teknologi berasal dari bahasa Yunani techne, artinya adalah keahlian dan logy, artinya ilmu atau pengetahuan yang berguna. Menurut Mahayana (2000:41), teknologi dapat diartikan sebagai keahlian yang disistematisasi dan diorganisasi menjadi pengetahuan yang berguna. Teknologi juga merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan terhadap sesuatu atau alat sehingga memiliki nilai guna atau manfaat bagi penggunanya.Prof. Dr. Iskandar Alisjahbana, Ing., mengemukakan bahwa teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal (hardware dan software) sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca-indra, dan otak manusia.

Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa teknologi dapat berupa perangkat/alat dan keahlian menggunakan perangkat tersebut. Alat-alat yang muncul dewasa ini, seperti komputer dan ponsel, memang merupakan alat yang cukup canggih, artinya dapat dipergunakan secara elektronik. Namun, pada masanya, alat-alat seperti beduk dan kentongan pun dapat dikatakan sebagai perangkat teknologi karena membuat anggota tubuh dan indera manusia menjadi lebih ampuh.

Definisi Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi

Menurut Onong Uchjana Effendy, teknologi komunikasi adalah kemampuan teknik berlandaskan ilmu pengetahuan mengenai proses berlangsungnya komunikasi melalui media massa. Artinya, teknologi berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi secara praksis, baik menggunakan alat maupun tidak, tetapi dilakukan melalui media massa seperti televisi, radio, koran dan majalah.

Rogers menambahkan bahwa teknologi komunikasi adalah “The hardware equipment, organizational structures, and social values by which individuals collect, process, and exchange information with other individuals”. Secara bebas, dapat diterjemahkan bahwa teknologi komunikasi adalah peralatan perangkat keras, struktur organisasi dan nilai-nilai sosial di mana individu mengumpulkan, memproses, dan saling bertukar informasi dengan individu lainnya. Jadi, perangkat teknologi komunikasi mau ataupun tidak, suka ataupun tidak, akan digunakan individu sebagai anggota masyarakat untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi. Dalam informasi yang dipertukarkan,  dapat dipastikan bahwa akan selalu ada nilai-nilai yang bersinggungan, misalnya tentang baik dan buruk, manfaat, hiburan, kesenangan, keindahan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, Grant (1995 : 1) menyatakan bahwa, teknologi komunikasi telah menjadi sistem syaraf dari masyarakat kontemporer dalam mengirimkan, mendistribusikan, dan mengendalikan informasi, dan menghubungkan sedemikian banyak berbagai hal yang terpisah, misalnya perangkat kamera, video, internet, layanan surat, telepon, musik, yang sebelumnya terpisah, saat ini telah menjadi satu perangkat. Individu-individu di berbagai belahan dunia pun tersatukan dengan adanya koinsep jaringan/internet.

Sedangkan teknologi informasi, menurut Ely (1982), “mencakup sistem-sistem komunikasi seperti satelit siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah (low power broadcasting), komputer (termasuk personal computer dan komputer genggam yang baru), dan televisi (termasuk video disk dan video tape cassete)”. Teknologi informasi lebih ditujukan kepada hardwarenya atau perangkatnya saja, bukan kepada content atau pesannya. Bukan pula kepada informasi yang dipertukarkan di antara individu, tetapi hanya pada alatnya saja.

Perbedaan Istilah Teknologi Komunikasi dan teknologi Informasi

Selama ini Istilah Teknologi Komunikasi (TK) dibedakan dari Teknologi Informasi (TI).  Sebagian orang menyatakan bahwa TK mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, nilai, content, perangkat keras, dan perangkat lunak dari komunikasi modern, sedangkan TI termasuk merupakan bagian di dalamnya. Ada pula yang menyatakan TI hanya dalam pengertian hardware atau perangkat kerasnya. TI identik dengan perangkat komputer dan kelengkapannya saja.

Alwi Dahlan menyatakan bahwa, TK untuk segala sesuatu yang berkenaan dengan transmisi pesan, dari pengiriman sampai penerimaan, sedangkan TI menyangkut pengolahan dan penyimpanan informasi. Namun, dengan perkembangan konvergensi antara kedua teknologi itu, makin lama makin sukar membedakan TI dan TK. Keduanya saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu, kedua istilah tersebut dapat dipertukarkan (exchangeable).

Konvergensi itu sendiri merupakan integrasi atau perpaduan dari berbagai alat, perangkat dan sistem sehingga menjadi kesatuan yang  tidak terpisahkan. Misalnya, perangkat kamera, video, internet, layanan surat, telepon, musik, yang sebelumnya terpisah, saat ini telah menjadi satu perangkat pada sebuah telepon seluler. Komputer, telepon, jaringan satelit menyatu dalam konsep jaringan atau internet.

kembali ke halaman utama

About these ads

Tentang M.E. Fuady

ME. Fuady adalah dosen Fikom Unisba. Penulis memiliki minat pada banyak hal seperti makanan, tempat kuliner, komik, film, musik, dorama, tokusatsu, ilmu komunikasi, public relations, teknologi komunikasi, agama, mistik, supranatural, dan semuanya berbaur dalam blog IMULTIDIMENSI.
Tulisan ini dipublikasikan di Teknologi Komunikasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Teknologi, Teknologi Komunikasi dan Teknologi Informasi

  1. Mochammad berkata:

    Ikut membaca dan dapat tambahan pengetahuan. Terima kasih informasinya (nggak pake teknologi :)).
    :) Salam,

    Mochammad

    http://mochammad4s.wordpress.com/

    http://notulabahasa.com/

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s