Karakteristik Teknologi Komunikasi

Menurut Ploman (1981), perkembangan teknologi komunikasi yang sangat pesat, ditandai oleh tiga karakteristik :

1. Adanya kebebasan dan kesempatan memilih di antara berbagai metoda dan alat untuk melayani kebutuhan manusia dalam komunikasi.

Pada masa lalu, untuk berkomunikasi hanya tersedia alat tertentu saja. Alat dan metodenya sangat konvensional, “berat” dan mahal. Saat ini, tersedia berbagai alternatif sarana dan media yang “ringan” dan murah. Metode penggunaanya mudah, hanya memerlukan keterampilan yang minimal. Kita dapat memilih sendiri tingkat teknologi yang diperlukan.

Ex : Pada tahun 80-an, untuk memberikan kabar kepada anaknya yang sedang kuliah di Fikom Unisba, orang tua harus mengirimkan surat/telegram lewat pos atau lewat kurir. Dapat pula lewat telepon, meski belum merata. Sekarang, hal itu tidak banyak dilakukan, karena orang tua dapat menggunakan telepon, email (internet), dan sms (handphone) yang lebih murah dan cepat. Cara konvensional seperti pos surat dapat itinggalkan.

2. Kemungkinan mengkombinasikan teknologi, metoda dan sistem-sistem yang berbeda dan terpisah selama ini.

Berbagai teknologi yang berbeda dan terpisah selama ini menjadi satu kesatuan. Inilah yang dinamakan dengan konvergensi. Media massa, seperti surat kabar, televisi, radio dan majalah, bergabung dengan teknologi komputer dan internet. Surat kabar dan koran tidak lagi dibuat dalam bentuk cetak, tapi hypertext/digital. Contohnya detik.com, tempointeraktif.com, dll.

Di AS, diproduksi sebuah alat yang dinamakan tablet. Bentuknya pipih, tidak terlalu tebal, seperti laptop. Dengan alat ini, kita dapat membaca surat kabar manapun, mengakses internet dan berkomunikasi dengan orang lain seperti  halnya handphone.

3. Kecenderungan ke arah desentralisasi, individualisasi, dalam konsep dan pola pemakaian teknologi komunikasi.

Dewasa ini, penggunaan teknologi komunikasi tidak terpusat lagi pada satu alat. Berbagai alat dan media yang tersedia membuat kita tidak lagi dikendalikan oleh satu media. Pada awal kemunculannya surat kabar mendominasi media bagi khalayak, kemudian muncul radio dan televisi yang menghilangkan ketergantungan khalayak pada satu media. Dengan desentralisasi, pemerintah akan kehilangan kontrolnya atas informasi-informasi yang mengalir. Desentralisasi memunculkan media dan informasi alternatif.

Penggunaan teknologi komunikasi juga menjadi individual.  Artinya, seorang individu dapat memiliki lebih dari satu media dalam satu alat. Film, radio, koran, dapat kita simpan filenya dalam personal computer yang kita miliki. Dapat pula dibuat sebuah rancangan program radio atau TV dan koran sendiri dengan biaya yang sangat murah. TV maupun radio melalui internet tidak memerlukan pemancar maupun repeater seperti halnya TV dan radio konvensional. Cukup dengan jaringan telepon atau listrik.

kembali ke halaman utama

Tentang M.E. Fuady

ME. Fuady adalah dosen Fikom Unisba. Penulis memiliki minat pada banyak hal seperti makanan, tempat kuliner, komik, film, musik, dorama, tokusatsu, ilmu komunikasi, public relations, teknologi komunikasi, agama, mistik, supranatural, dan semuanya berbaur dalam blog IMULTIDIMENSI.
Pos ini dipublikasikan di Teknologi Komunikasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Karakteristik Teknologi Komunikasi

  1. yudha juwantara berkata:

    Bpk Fuady adalah dosen yg telah mengajari saya mata kuliah komputer multimedia dan skrg mengajar mata kuliah perkembangan tekhnologi dan komunikasi. Beliau selalu menanamkan nilsi-nilai agama dalam setiap mata kuliah. #respect !

  2. Ping balik: PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI | ikhsanrobani16

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s