Tuhan Bekerja dengan Cara Misterius

“Pak.. Pak..!! Tolongin saya, pak..!! Tolong..!!”, teriak seorang anak SMA yang mengendarai Mio merah.. Astajim..!! Bujubuneeeng..!! Saya kaget bukan kepalang.. Why?? Dia minta tolongnya di tengah jalan raya Soekarno Hatta setelah belokan PINDAD.. Semua kendaraan lagi ngebut, kok ya ada orang yang pake motor agak mepet, bikin kagok kendaraan laen.. Lagi enak-enak memacu motor di keremangan malam yang sepi nan gelap, kok ada yang minta tolong..ย  Trus, aneh juga darimana dia tahu kalo saya bapak-bapak..?? Wong masih muda dan remaja begini kok dibilang bapak..๐Ÿ˜€ (Coz saya bonceng cewe yang ternyata istri saya kali, ya.. :D)

“Emang kenapa?”, tanya saya dan istri bersamaan. “Itu pak. ada yang ngejar saya..!!”, kata anak bercelana biru panjang itu. “Emang siapa??”, tanya saya lebih lanjut. “Saya juga nggak tau, pak. Tau-tau dia ngancam saya, katanya anak gangster ***”, ungkapnya.

Sekian detik kemudian ada motor lain yang datang.. Ciiit.. sedikit mengerem, menyesuaikan laju kendaraan saya dan anak SMA itu. dengan gagahnya dia bertanya, “Bapak saha.. Bapak saha..?”. Tak saya jawab karena kalau saya bilang “aing bapa sia“, itu kasar sekali. Kalo saya kasih tau “urang bapa maneh“, dia pasti tak percaya karena saya memang bukan bapaknya..๐Ÿ˜€ Jadi saya abaikan pertanyaannya..

Saya ajak minggir keduanya karena tampaknya motor lain terganggu, merasa terhalangi oleh kami.. Dengan mesin menyala, di atas motor masing-masing di sisi jalan Soe-Hatta kami bicara. “Sebenernya, ada apa ini?”, tanya saya pada remaja yang baru datang itu sambil refleks memegang lengannya. “Saya lagi pake motor tiba-tiba dipukul ama anak itu”, katanya sambil menunjuk anak yang meminta tolong pada saya. “Bapak siapa? Naon ieu lepaskeun”, dia balik bertanya sambil mengibaskan tangan saya yang menahan lengannya. “Urang lain sasaha, ngan ngarasa ka adi weh..”, saya bilang saya bukan siapa-siapa dan cuma merasa seperti pada adik saja, sambil menepuk pundaknya. Hanya dalam hitungan detik saja, dia segera berlalu.. Aneh..

Trus, saya tanya anak yang minta tolong itu. “Sebenernya gimana?”. “saya lagi pake motor, tiba-tiba orang itu minta saya berhenti, tapi saya nggak mau, trus dia minta duit, saya bilang nggak punya, dia nggak percaya, saya langsung pergi, dia ngejar-ngejar terus”, ceritanya.

“Rumah dimana?”, tanya saya. “Riung Panyileukan, pak”, jawab dia. Weleh-weleh, jauh juga. “Saya takut, pak kalo pulang”, kata anak itu.”Kamu SMA mana?”, kembali saya bertanya. “SMA Pasundan *”, pak”, jawabnya. “Ya udah, saya kawal dari belakang aja”, ucap saya inisiatif nganter.

Akhirnya saya dan istri pun mengantarnya sampai kompleks Riung Panyileukan.ย  Dan dia pulang dengan selamat, Alhamdulillah.

Sepanjang jalan saya berpikir, kenapa kok saya dan istri harus terlambat pulang ke rumah?? Kami memang pulang pukul 7 malam karena memenuhi undangan seorang sahabat untuk makan di R.M. Kedai Mangga Buah Batu. Kenapa kami mesti lewat jalan SoeHatta, padahal bisa saja kami pulang lewat jalan Buah Batu ke rumah di Ciwastra?? Memang adik ipar saya ingin mengenalkan calon istrinya dan mengajak kami makan di R.M. Ampera SoeHatta jam 7 malam. Dan pertanyaan itu muncul setelah Allah memberikan jawaban..

Bila kami pulang awal dan pilih jalan lain, mungkin kami nggak akan ketemu & menolong anak SMA itu.. Siapa yang mengatur kami untuk ada di tempat itu..? Siapa yang membuat kami ada di sana..? Siapa yang mempunyai kuasa atas terjadinya rangkaian peristiwa itu?? Siapa yang memproses rangkaian kejadian itu? Allah azza wa jalla..

Itulah rahasia Allah.. Tuhan bekerja dengan cara yang misterius.. Cara yang seringkali tak dipahami oleh hamba-Nya.. “Sesungguhnya Allah Maha Tahu dan Maha Menyaksikan, Maha Pengasih dan Penyayang..”

Huwallahulladzi La ilaaha illa huwa `Alimul ghaibi wa syahadati huwa ar-Rahman ar-Rahim..

Wallahu a`lam..

Tentang M.E. Fuady

ME. Fuady adalah dosen Fikom Unisba. Penulis memiliki minat pada banyak hal seperti makanan, tempat kuliner, komik, film, musik, dorama, tokusatsu, ilmu komunikasi, public relations, teknologi komunikasi, agama, mistik, supranatural, dan semuanya berbaur dalam blog IMULTIDIMENSI.
Pos ini dipublikasikan di Islam, Mistisisme. Tandai permalink.

4 Balasan ke Tuhan Bekerja dengan Cara Misterius

  1. adi berkata:

    itu yg dinamakan kunfayakun…kali ya pa…..dgn kuasanya….maka sgala sswatupun bisa terjadi….

  2. Krishna'09 berkata:

    Salut buat bapak yang berbaik hati nganter anak sma itu sampe pulang selamet ke rumahnya.
    Itu takdir apa kebetulan ya pak๐Ÿ™‚
    tapi saya pribadi ga percaya sama “kebetulan”

    • M.E. Fuady berkata:

      He.. he.. udah takdir.. Coz di dunia ini nggak ada yang serba kebetulan, coincidence.. Udah di atur dari sononya.. Udah dicatat di Lawhul Mahfudz..๐Ÿ™‚ (Tapi bukan takdir seperti dalam konsepnya Jabbariyyah)..

      Seperti kisah kawan saya.. Dia ngedumel karena mobilnya mogok.. Terpaksa dia naik angkot.. Di angkot itu dia kenalan dengan seorang gadis cantik yang di kemudian hari jadi istrinya.. Dia istighfar karena menyadari kalo itu ternyata menjadi rencana baik dari Allah.. Allah mempertemukan dia dengan calon istrinya dengan cara memogokkan mobilnya..๐Ÿ™‚ Wallahu a`lam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s