PR Writing : Press Release & Public Service Announcements

Publisitas merupakan salah satu dari sekian banyak tools of PR yang sangat efektif untuk membangun kredibilitas perusahaan. Untuk perusahaan yang ingin memenangkan persaingan, apalagi sebuah perusahaan yang belum dikenal, sangat penting membangun “awareness” publik dan kredibilitas melalui publisitas. Dalam konteks PR, tentu saja itu dilakukan melalui press release, bukan iklan.

PR VS Advertising

Kita telah mempelajari dua tipe penulisan PR, yakni Uncontrolled Information dan Controlled Information. Advertising adalah pesan perusahaan melalui media massa yang dapat dikontrol oleh PR, sementara Press Release tidak. PR practitioners tak dapat mengontrol isi, gaya, penempatan dan waktu pemuatan sebuah press release. Itu semua sepenuhnya berada pada genggaman media/editor. PR tak dapat mengintervensi itu dengan meminta editor menempatkannya di halaman utama, atau memuatnya ASAP dan utuh, jangan diubah, dan sebagainya. Intinya, PR tak mungkin mengontrol itu.

Karena Press Release kemudian tak lagi menjadi sebuah “produk” dari PR, melainkan menjadi berita dari sebuah media, press release menjadi dianggap lebih kredibel dibanding iklan. Media bukanlah kepanjangan tangan/corong dari sebuah perusahaan. So, press release dianggap lebih dipercaya dibandingkan sebuah iklan yang – tentu saja –  PR dapat menempatkannya kapanpun, dimanapun, dengan gaya seperti apapun. Mengapa? Karena iklan itu membayar alias tidak gratis. Selama ada budget untuk itu, perusahaan dapat muncul di media kapanpun.

Banyak pembaca/penonton iklan mengatahui bahwa apa yang mereka lihat terlalu berlebihan (overblown hype). Sekali bilas,  “CLING”, pakaian bersih seketika. Sekali semprot, nyamuk dan serangga mati, “Hmm, segaaar…”, ruangan pun menjadi sangat harum, seolah sangat aman untuk dihirup. Kenyataannya tak seperti itu. Orang bilang, “Ah, iklan..”. Banyak pembaca memilih untuk memercayai sumber-sumber yang independen seperti yang telah saya kemukakan di atas. Pembaca lebih memercayai penulis media, kolomnis, jurnalis, reporter dan penyiar. Kepercayaan yang sama akan diperoleh perusahaan melalui tangan PR yang handal. Di tangannya, sebuah press release yang baik dapat menciptakan kredibilitas perusahaan. Sebuah press release yang baik secara dramatis dapat meningkatkan penjualan, mengekspos perusahaan secara massive, meraih kepercayaan publik, membina hubungan baik dengan publik, memperoleh opini yang favorable, dan meningkatkan citra perusahaan atau produk.

(Cat : Pembuatan press release lebih lanjut dibahas pada saat perkuliahan)

Di bawah ini adalah contoh surat dari pembaca dan counter release-nya pada halaman Surat Pembaca, berita media yang keliru dan bantahannya. Semua pernah dimuat pada media cetak tahun 2004 dan 2006.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

(Dari data di atas, dosen dan mahasiswa sudah mendiskusikan pentingnya membuat sebuah surat pembaca dan press release yang kontennya jelas, dapat dipahami, dan tidak ambigu. Bila membutuhkan contoh data di atas, anda dapat menghubungi saya)

Untuk melakukan klarifikasi atas sebuah keluhan di halaman Surat Pembaca/pemberitaan yang dianggap keliru, perusahaan melalui PR cukup kirimkan saja jawaban yang akan dimuat media pada halaman Surat Pembaca. Memang hal ini biasanya dirasakan tak cukup layak oleh perusahaan yang biasanya merasa sangat dirugikan oleh berita media. Kolom pada halaman surat pembaca sangat terbatas, sementara berita media sangat mem-blow up fakta yang keliru itu sebelumnya. Bila dirasa tak cukup, perusahaan tersebut dapat menyelesaikannya melalui Dewan Pers. Tapi sekali lagi, gunakan hak jawab terlebih dahulu. Masalah penanganan keluhan konsumen di media pernah saya ulas di tautan penanganan-keluhan-konsumen-di-media.

A Public Service Announcement (PSA)

Public Service Announcement biasa juga diistilahkan dengan Public Service Advertising. PSA/PSA`s dibuat untuk dimuat pada media yang auditif (radio) dan visual (TV) (Saya pribadi berpendapat, di media cetak seperti koran pun kita bisa membuat PSA, seperti iklan layanan masyarakat yang tidak membayar alias free bila berkaitan isu sosial. Itu bisa saja termasuk ke PSA namun tetap kita tak dapat mengontrol waktu tayangnya). Tak seperti press release, sebuah public service announcement biasanya dimuat pada media elektronik seperti radio dan televisi dalam spot yang sangat pendek. Biasanya 10-20 detik saja.

Dalam situs http://www.press-release-writing.com, dinyatakan bahwa Federal Communications Commission (FCC) mengaharuskan media elektronik menyisihkan sejumlah “airtime” untuk pelayanan publik. Di situlah sebagian besar pendengar radio dan penonton memiliki agenda yang dapat disampaikan kepada publik lainnya.

PSA biasanya berisi tentang sebuah even yang dilakukan oleh sebuah organisasi non profit, seperti LSM. Topik/isu yang cukup populer adalah “Selamatkan Bumi”, “Go Green”, “Jauhi Narkoba”, “Laporkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga”, “Pornografi Hancurkan Moral Bangsa”.

Bagaimana membuat PSA? Berbeda dengan press release yang lebih detil, PSA lebih singkat. Rumus 5W + 1H sudah jelas tidak boleh diabaikan, meski unsur “why” dapat dikesampingkan pada PSA yang sangat singkat. Berbeda pula dengan iklan layanan masyarakat yang biasanya dibuat dengan lebih detil, PSA jauh lebih singkat. Pesan pada PSA harus jelas ditujukan kepada siapa.

Secara teknis anda dapat menuliskan kata “PUBLIC SERVICE ANNOUNCEMENT” sisi tengah atas pada halaman PSA yang anda kirimkan ke media. Sertakan tanggal pemuatan untuk disiarkan. Sertakan pula logo organisasi, nama, nomor telepon, email, dan faks untuk kontak person. Beri jarak antara judul yang ditulis dengan di bold,  lalu tuliskan apa yang ingin anda siarkan. Misalnya informasi gempa dari BMKG yang sangat singkat karena harus segera disiarkan. —————————————————————————————————————————

InfoGempa Terkini Mag:5.0 SR

Info Gempa Mag:5.4 SR, 12-Mar-11 11:04:46 WIB, Lok:3.04 LS,139.34 BT (162 km BaratDaya JAYAPURA-PAPUA), Kedlmn:10 Km ::BMKG

—————————————————————————————————————————- atau pada contoh PSA di bawah : —————————————————————————————————————————-

PSA format: leave room for your letterhead)

Contact: Alton Miller, Publicity Director

Phone: 312-555-5555 ext. 555

Night line: 312-555-5555

Begin Sept.  3

End Sept. 17

 

:30 SECOND PSA - VIDEO GAMES THAT TEACH

 

OH - OH. YOUR KIDS ARE PLAYING VIDEO GAMES AGAIN, INSTEAD

OF DOING THEIR HOMEWORK. OR ARE THEY? MAYBE THEY ARE DOING

THEIR HOMEWORK, WITH THAT NEW EDUCATIONAL VIDEO GAME,

"EDU-PLAY." HISTORY, MATH AND SCIENCE CAN BE FUN WHEN

YOU'RE LEARNING IT STRAIGHT FROM ABE LINCOLN AND ALBERT

EINSTEIN. IF YOUR KIDS HAVE EVER PLAYED VIDEO GAMES,

THEY ALREADY KNOW HOW TO USE "EDU-PLAY." IF YOUR SCHOOL

DOESN'T HAVE "EDU-PLAY," ASK THEIR TEACHER WHY NOT -- IT'S

AVAILABLE FOR FREE TO SCHOOLCHILDREN OF ALL AGES.

 

- end -

——————————————————————————————————————————- Pada akhir halaman PSA tuliskan kata ‘-selesai-. seperti pada sebuah press release. Saya berikan contoh lainnya dari PSA :

Contoh halaman-halaman PSA di SCTV. Kita biasa pula menjumpai PSA yang berisikan kegiatan reuni akbar, reuni SMP, SMA, dsb sebagai pelayanan media pada publik. Kita juga dapat memanfaatkannya. Ap

Apakah sebuah perusahaan komersial/institusi pemerintah dapat juga menggunakan layanan PSA ini? Bisa saja, namun biasanya lebih berupa iklan layanan masyarakat (ILM) yang dibuat secara profesional, dengan biaya pembuatan iklan yang cukup lumayan besar dan menggunakan model iklan, seperti pimpinan lembaga/menteri dan artis. Saat ini tak semua media memberikan secara cuma-cuma “airtime” untuk ILM ini. (Mengenai kritik terhadap iklan layanan masyarakat, dapat anda baca dengan meng-klik di sini)

Kemudian, berdasarkan pengalaman saja, sebuah PSA di radio untuk sebuah lembaga tertentu seperti lembaga non profit/pendidikan bisa disajikan dalam bentuk ad-lib. Pengertian sebenarnya dari ad-lib adalah “komunikasi secara spontan”. Bila dikaitkan dengan iklan radio, ad-lib ini bisa diartikan sebagai pengumuman/iklan yang dibacakan secara spontan. Untuk iklan layanan masyarakat di radio, bisa saja sebuah lembaga membuatnya secara profesional, namun karena free untuk penempatan tetap tergantung media. Bila membayar, karena itu untuk program layanan masyarakat, biasanya pemasang PSA mendapatkan harga khusus. Untuk PSA di radio lebih teknis lagi, anda dapat membacanya dengan mengklik di sini.

Sebagai latihan sederhana, cobalah membuat sebuah PSA seperti pada contoh gambar PSA di SCTV di atas. Ingat, jangan abaikan rumus 5w + 1 H walaupun unsur “Why”, anda boleh kesampingkan.

Tentang M.E. Fuady

ME. Fuady adalah dosen Fikom Unisba. Penulis memiliki minat pada banyak hal seperti makanan, tempat kuliner, komik, film, musik, dorama, tokusatsu, ilmu komunikasi, public relations, teknologi komunikasi, agama, mistik, supranatural, dan semuanya berbaur dalam blog IMULTIDIMENSI.
Pos ini dipublikasikan di Writing for PR. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s