Politisi, Seperti Sri Rama Ternyata Dasamuka

Tahun 1999/2000-an, Nurcholis Madjid (Cak Nur) pernah menyatakan Partai Keadilan (kini PKS) adalah partai masa depan. Partai ini memiliki manajemen organisasi yang modern, pola kaderisasi, tak bergantung pada figur/ketokohan seperti partai lain, dan moralitas (baca : bersih). Tak heran pada pemilu 2004, SLANK mau tampil dalam iklan kampanye partai ini.

Sayang seribu sayang, tampaknya pandangan Cak Nur tak menjadi kenyataan. Korupsi, bila memang terjadi & terbukti di tubuh PKS, malah menguatkan gagasan Cak Nur semasa muda lebih mendekati kebenaran, “Islam YES, partai Islam NO”.

KORUPSI malah menjadi makanan sehari-hari politisi, termasuk mereka yang berasal dari partai berbasis agama. Itu membuat publik semakin emoh mendukung parpol agama karena terjadi kesenjangan antara isi dan kemasan, antara substansi dan tampilan muka. Hati dan wajah yang ditampilkan sungguh jauh berbeda. Tampak seperti Sri Rama, ternyata Dasamuka.

Tampaknya godaan korupsi sangat sulit dihindari. Namun, bila korupsi masih menjadi perilaku sehari-hari, jangan salahkan publik bila tak mau berpartisipasi.
Untuk meraih kepercayaan publik, hanya satu kata yang dapat dilakukan : BERBENAH.
Bila salah, tak perlu dibela, bila korupsi, jangan diingkari. Jujur saja bahwa memang itu yang terjadi dan benahi diri agar itu tak terjadi lagi. Apalagi bila itu terjadi di pada partai agama.
Mungkin Cak Nur di alam sana hanya bisa geleng-geleng kepala dan mengelus dada melihat tingkah polah politisi partai agama namun perilaku kontra agama.

Sebelum musim pemilu tiba, segeralah berbenah..!!!

Tentang M.E. Fuady

ME. Fuady adalah dosen Fikom Unisba. Penulis memiliki minat pada banyak hal seperti makanan, tempat kuliner, komik, film, musik, dorama, tokusatsu, ilmu komunikasi, public relations, teknologi komunikasi, agama, mistik, supranatural, dan semuanya berbaur dalam blog IMULTIDIMENSI.
Pos ini dipublikasikan di Komunikasi Politik, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s